Plantation Prep

Agronomy Guide Vol. 06

Persiapan Lahan:
Fondasi Utama.

Durian membutuhkan "rumah" yang nyaman sebelum akar-akarnya mulai menjalar.

Banyak yang langsung menanam bibit begitu sampai di lokasi. Ini adalah kesalahan besar. Durian membutuhkan "rumah" yang nyaman sebelum akar-akarnya mulai menjalar. Jika tahap krusial ini dilewati, tingkat mortalitas (kematian) bibit di lapangan akan meningkat drastis.

Ukuran Lubang

Idealnya 60 x 60 x 60 cm atau 80 x 80 x 80 cm. Ruang yang cukup untuk akar berkembang.

Media Dasar

Campurkan tanah galian dengan pupuk kandang terfermentasi sempurna (kohe kambing disarankan) dan sekam bakar.

Diamkan Lubang

Jangan langsung ditanam. Biarkan terkena sinar matahari selama 1-2 minggu untuk membasmi bakteri patogen.

Langkah-Langkah Penanaman

Setelah lubang tanam siap dan sudah dinetralkan, ikuti prosedur eksekusi penanaman berikut agar bibit terhindar dari stres pindahtanam (transplant shock):

1

Pelepasan Polybag

Jangan sembarangan merobek polybag. Iris perlahan dari sisi bawah ke atas. Pastikan bola tanah tidak hancur saat bibit dimasukkan ke lubang tanam untuk menjaga integritas akar rambut.

2

Waktu Terbaik

Tanamlah pada sore hari. Suhu yang mulai turun akan meminimalkan tingkat penguapan sehingga bibit tidak langsung stres terkena terik matahari siang.

3

Posisi & Ketinggian Bibit

Letakkan tepat di tengah lubang. Sangat Penting: Pastikan titik okulasi (sambungan) berada di atas permukaan tanah akhir agar batang tidak lembap dan mudah busuk.

4

Penyiraman Pertama

Segera siram dengan air secukupnya setelah ditanam. Tujuannya bukan hanya memberi minum, tapi untuk memadatkan tanah di sekitar akar agar tidak ada rongga udara yang terjebak.

Manajemen Nutrisi & Pemupukan

Untuk pertumbuhan vegetatif (daun dan batang) yang cepat, bibit membutuhkan asupan nitrogen yang cukup, namun aplikasinya tidak boleh sembarangan.

Catatan Penting Penggunaan Pupuk Kimia

Gunakan pupuk kimia secara bijak. Untuk tanaman di bawah usia 1 tahun, lebih baik fokus pada pupuk organik cair (POC) dan asam humat untuk memperbaiki struktur biologi tanah terlebih dahulu.

Fase 1-3 Tahun

Berikan pupuk NPK seimbang (16-16-16) secara rutin setiap 3-4 bulan sekali. Kuncinya adalah: berikan dalam dosis kecil namun teratur.

Pengendalian Hama

Waspadai hama penggerek batang dan kutu daun. Lakukan penyemprotan rutin dengan fungisida dan insektisida organik sebagai langkah pencegahan dini.

Teknik Pruning Sejak Dini

Jangan sayang memotong cabang!

Pemangkasan (pruning) dilakukan untuk membentuk struktur tajuk pohon agar sinar matahari bisa masuk menembus celah-celah batang utama. Hal ini sangat krusial untuk mencegah kelembapan tinggi yang memicu tumbuhnya jamur akar dan lumut pada batang produktif.

Rencanakan Kebun Dengan Tepat.

Kami tidak hanya menyediakan bibit unggul, tapi mendampingi Anda dari proses pembuatan lubang tanam hingga panen perdana.

Konsultasi Teknis Penanaman